71 Tahun Indonesia dan Kesetiaan AJB Bumiputera 1912

AJB Bumiputera 1912 – proven over time , 17 Agustus 2016 genap usia 71 tahun Indonesia tercinta dan AJB Bumiputera 1912 segera memasuki usia 105 tahun.

Bumiputera   bersama Bangsa Indonesia telah mengalami banyak fase politik yaitu dari Jaman penjajahan Belanda, Penjajahan Jepang,Perang Kemerdekaan, Orde Lama,Orde Baru, masa transisi, Orde Reformasi

Dari semua kejadian itu  berkat Rakhmat Allah SWT AJB Bumiputera 1912 setia bersama masyarakat Indonesia dan kini sudah jelang 105 tahun.

Berita baiknya adalah  saat ini lebih dari 4 juta Pemegang polis Bumiputera diseluruh Indonesia dan setiap bulannya Bumiputera saat ini membayar tidak kurang dari 400 milyard rupiah untuk memenuhi kewajibannya sesuai polis polis yang telah diterbitkan.

Baik karena Pemegang polis waktunya menerima Beasiswa,tahapan belajar,penarikan saldo, dan atau Meninggal dunia  serta memasuki masa Habis Kontrak polis atau biaya rawat inap.

Dengan layanan direct to clien yaitu Uang langsung ke Rekening Pemegang polis saat ini menunjukkan bahwa AJB Bumiputera senantiasa setia kepada Pemegang polisnya.

Hanya saja perkembangan pertumbuhan Industri lebih cepat dari pertumbuhan premi Bumiputera, hal ini disebabkan  salah satunya karena terlalu banyak ijin Usaha Asuransi Jiwa di Indonesia , sehingga Masyarakat  menjadi gamang dan akhirnya memilih Perusahaan perusahaan yang lebih giat dalam melakukan promosi dan  agressif  dalam melakukan pemasaran.

Ketertinggalan ini bukan tidak disadari Bumiputera, dengan adanya jaringan distribusi baru  seperti bank asuransi, general agency system Hibrid dan  juga dengan system Keagenan yang tradisional  tetapi tentu saja  semua pekerjaan tersebut bukanlah hal yang mudah ditengah persaingan yang sangat tajam dan memang dibiarkan oleh Pemerintah# persaingan bebas.

Yang mana seharusnya Perusahaan perusahaan Nasional seperti Bumiputera dan Jiwasraya mestinya mendapat keberpihakan  oleh Pemerintah  karena  telah berjasa dalam periode yang lama bersama Bangsa Indonesia tetapi kelihatannya Ekonomi Indonesia belum akan dikelola dengan Ekonomi Pancasila,melainkan saat ini sebagai suatu ekonomi liberal dan kapitalis dan untuk itu orang orang Bumiputera harus kerja keras dan  bersabar.

Dalam pada itu insan insan Bumiputera  sudah menyadari hal ini  sehingga dibutuhkan kekompakan dan kerja keras serta menyesuikan diri dengan tuntutan jaman, sehingga AJB Bumiputera 1912 kembali menjadi primadona masyarakat Indonesia .

wawancara di kediamannya dlm rangka 104 thn Bumiputera
wawancara di kediaman Prof.Idrus Paturusi  dlm rangka 104 thn Bumiputera

Kesetiaan AJB Bumiputera 1912, dan cintanya selama lebih dari 104 tahun sudah terbukti  senantiasa memenuhi kewajibannya tepat waktu dan dalam sejarahnya senantiasa berpihak kepada Masyarakat.

Dewasa ini AJB Bumiputera 1912 berpeluang besar mendapatkan pengampunan pajak dengan adanya kebijakan Pemerintah tentang hal itu untuk menaikkan assetnya karena tanah dan bangunan AJB Bumiputera 1912 telah lama dinilai dengan asset yang lebih kecil dari  nilai jualnya karena adanya perhitungan penyusutan dan pembukuan valuenya sesuai nilai Perolehan , yang mana Bumiputera memperolehnya puluhan tahun yang lalu.

AJB Bumiputera 1912 dengan azas  Pancasila dan sesuai misinya untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat melalui jasa asuransi , sudah membuktikan kesetiaan itu dan bahkan cinta itu.

Sekarang waktunya AJB Bumiputera 1912 segera melakukan perubahan Besar menyambut dekade teknologi, dekade segala sesuatu mesti dipublikasikan agar semua orang tahu bahwa AJB Bumiputera 1912  itu memang baik dan setia.

Masalah utama  dari  dekade terakhir ini adalah karena tidak semua orang tahu dan mengetahui serta melihat secara langsung bagaimana Bumiputera membayar 400milyard rupiah SETIAP BULAN sepanjang tahun tahun terakhir kepada Masyarakat akan hak haknya sebagai Pemegang polis.

 

hanya saja masyarakat punya penyakit lupa… lupa akan jasa jasa baik Bumiputera maka semua insan Bumiputera haruslah memposting di faceebok, blog.web. media sosial lainnya bagaimana Bumiputera terus menari bersama Bangsa Indonesia dengan tarian yang indah dan senantiasa  SETIA

perlihatkan itu dan ingatkan orang Indonesia mereka MESTINYA kalau KAYA memiliki Polis Bumiputera bukan asuransi dari bangsa lain sebab Bumiputera bukan saja SETIA tetapi penuh cinta dan penuh perjuangan.

Disuatu sore di Mei 1988 saya teringat perbincangan saya dengan alm Bpk.Mayjend.Andi Mattalatta di kediamannya Jl dr Ratulangi Makassar bahwa di tahun 50an beliau bersama teman temannya membantu memperkenalkan Bumiputera kepada Masyarakat di Kota Makassar dan sekitarnya.

Kata kata beliau terbukti, ketika tahun 1991 saya bertugas di Gowa , saya menemukan polis Bumiputera yang dicetak tahun  1945 an.Tjarimolla Dg Tobo – seorang Petani di Binamu Jeneponto Sulawesi Selatan- dimana polis tersebut saat ini saya koleksi  secara pribadi dan jelasnya telah berusia 71 tahun.

Mari gaungkan semangat mencintai Produk negeri sendiri seperti Asuransi Bumiputera

dan jika Pembaca yang budiman makmur hidupnya mestinya di rumah Anda ada polis AJB Bumiputera 1912 – tidak latah memilih produk luar   sementara kita semua  lahir dan remaja serta tua dan akan mati di Ibu Pertiwi Indonesia – seperti yang telah  terjadi terhadap Pemegang polis kita

Bpk.Ir Soekarno.Bpk.Soeharto dan tentu saja yang masih hidup Bpk.BJ Habibie adalah Keluarga Bumiputera termasuk Bpk. HM Yusuf Kalla semasa mudanya di Makassar dan juga Ibu Mufida JK adalah Keluarga Bumiputera.

Kita menunggu Bpk Presiden Jokowi  yang  saat ini menjadi Presiden ke 7 menjadi Keluarga Bumiputera.

Jayalah Indonesia dirgahayu 71 tahun

Jayalah Bumiputera yang memang setia dan senantiasa penuh cinta kepada Masyarakat Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s