Tanggung Jawab Sosial Bumiputera bidang Pendidikan

AJB Bumiputera 1912 Jakarta  – Atas kerjasama AJB Bumiputera 1912 dengan LIPI khususnya dalam Bidang Penelitian dan karya Ilmiah  maka pada tahun 2011 ini  setelah Delapan tahun berturut turut AJB Bumiputera 1912  menjadi Sponsor Acara ini menghasilkan Peneliti peneliti baru ,Peneliti peneliti Muda dan juga Hasil Karya Ilmiah yang semoga berguna Untuk Rakyat dan Bangsa Indonesia.

Finalis dalam Lomba bertajuk LKIG,PPRI  dan LKIR dapat saya share untuk Anda  yang saya kutip dari sumber Majalah Mutual Edisi KHusus  Tahun 2011.-

Untuk  sesi ini saya beri judul  opini bumiputera dimata finalis ; selamat mengunggah ;

Akhmad Affandy & Hikmawati Sabar UNM Pemenang III PRRI bidang IPSK tahun 2011(foto:Mutual )

Universitas Negeri Makassar  yang kita kenal berada di Bilangan Jl A.P Pettarani Makassar  dan  saat ini menjadi Universitas  yang mempunyai Gedung yang unik yaitu berbentuk Kapal Phinisi  dan sementara dalam perampungan .-

Dibanyak media TV biasanya yang disorot adalah Kejadian tawuran dan Perkelahian Mahasiswa di Makassar  nah..pada kesempatan ini ditampilkan berbeda yaitu Hasil Karya Ilmiah (PRRI) adalah Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia.

Akhmad Affandy dan Hikmawati Sabar memenangkan loma PPRI ini setelah lima bulan melakukan penelitian  dengan judul ” Perilaku Sosial Towani Tolotang dalam mepertahankan eksistensinya”.

Seperti diketahui di Sulawesi Selatan ada pengikut “Towani Tolotang” yang mampu bertahan dan setia melakukan ritual adat ditengah pengaruh agama Islam dan pengaruh modernitas.

Kemudian juga ada Juara Pertama LKIG ( Lomba Kreatifitas Ilmiah Guru) yang dimenangkan oleh Masnaini,Spd seorang Guru SMP Negeri 4 Sungguminasa  yang menjadi Pemenang ditingkat SMP bidang IPSK.

Masnaini – Guru SMPN 4 Sungguminasa Gowa(foto:Mutual ).

Masnaini memenangkan lomba ini dengan judul Karya Ilmiah ” Gandrang Bulo sebagai bahan seni ajar seni budaya di SMP Negeri 4 Sungguminasa ”  dengan bertujuan  agar anak didiknya mampu mempelajari ketiga cabang seni budaya sekaligus yaitu : muzik,tari dan teater.-

Menurut Masnaini tadinya siswa siswa pria tidak begitu tertarik khususnya tari namun begitu karena tariannya dibuat enerjik serta ada unsur teater dan  muzik maka merekapun jadi tertarik.

Masnaini mengungkapkan  salut  kepada Bumiputera  yang kalau dalam Budaya Makassar disebut memberi “tabe”(penghormatan) ..!!karena kepedulian  akan kemajuan Pendidikan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s