Audensi dengan Ketua KPU Kab Enrekang ,18 Mei 2011

AJB Bumiputera 1912 – Enrekang – Jam Menunjukkan 14.00  Rabu 18 Mei 2011 Kepala Cabang  Bumiputera Toraja – Enrekang Samiun Achmad SE melakukan kunjungan audensi ke Kantor KPU Kab Enrekang –  yang terletak di Jl Jend.Sudirman Batili Enrekang ,diterima di ruang kerja Ketua KPU Bpk Usman Abdullah.SE .-

Samiun Achmad menjelaskan kepada Usman Abdullah

Dalam kesempatan audensi dan silaturrahmi tersebut juga hadir Biro Enrekang Harian SINDO ( Seputar Indonesia ) Bpk Yosef dan juga Biro  Enrekang Tabloid KASUS – Bpk Yudi.-  Ketua KPU  Usman Abdullah mengemukakan harapan harapannya tentang pentingnya Anggota KPU mendapatkan perlindungan asuransi  dalam proses PilPres,Pilkada  , sehingga jika terjadi Resiko Meninggal dunia  setidaknya keluarga mendapat santunan Asuransi , tidak seperti selama ini jika terjadi Resiko Meninggal dunia maka  Komisioner KPU tidak mendapatkan santunan apa apa.-

Samiun Achmad menuturkan bahwa  untuk Asuransi Anggota KPU baik di Kabupaten maupun di Propinsi sebaiknya  di usahakan masuk dalam Anggaran di Pusat atau KPU Pusat  tetapi  tentu saja hendaknya terselenggara dengan baik  dan transparant  tidak seperti beberapa tahun yang lalu yang mengakibatkan  Nama nama Komisioner KPU di Jakarta  terlibat dalam urusan  pengembalian premi asuransi atas  permintaan Komisioner KPU sendiri , sehingga dikemudian hari dianggap oleh Temuan Pemeriksa ( BPK ) sebagai suatu pelanggaran Hukum.

foto bersama Usman Abdulah & Samiun Achmad

Samiun Achmad menuturkan  bahwa selayaknya Komisioner KPU di Kabupaten yang  bersentuhan langsung dengan acara Pilpres dan Pilkada   mempunyai perlindungan asuransi, sehingga jika terjadi keributan dan kekacauan   sudah mendapatkan Pelindungan yang cukup memadai buat Keluarga dan anggota KPU sendir

Usman Abdullah  menuturkan bahwa  persepsi masyarakat sebahagian tentang asuransi masih pada bayangan urusan yang dipersulit dan juga kehilangan Uangnya  sebagaimana dalam kasus kasus tertentu akibat dari ulah Oknum Petugas Asuransi yang tidak menyampaikan Preminya kepada Perusahaan asuransi tetapi sebagai perantara justru menyalahgunakan Uang Masyarakat tersebut untuk keperluan pribadi.-

Samiun  memberikan pandangan bahwa memang dimasa masa yang lalu Oknum Petugas asuransi  masih bisa leluasa menyalahgunakan Premi asuransi karena kelemahan system kontrol dan juga karena belum seluruhnya Online , tetapi sekarang untuk  perusahaan perusahaan yang sudah kuat dalam basis teknologi IT seperti juga Bumiputera  telah menerapkan   system online  yang mana semua Pemegang Polis yang tidak  atau belum membayar tidak akan terbit lagi kuitansinya untuk periode berikutnya jika periode yang lalu belum dibayar.-

Tetapi yang menjadi masalah adalah jika Pemegang Polis membayar premi asuransinya tanpa menerima kuitansi dari Petugas karena sudah percaya dan sudah lama kenal, pada umumnya kerusakan pelayanan seperti ini diakibatkan juga  kebiasaan Pemegang polis yang mau saja membayar  dengan tanpa meminta kuitansi premi.-

Samiun menuturkan bahwa  salah satu rahasia  menjadi peserta asuransi yang awet dan lestari adalah senantiasa membayar premi asuransi dengan meminta kuitansi pembayaran yang syah yaitu yang diterbitkan oleh Perusahaan dan ditandatangani oleh Direktur Utama dan atau kuasa direksi seperti Kepala Wilayah atau Kepala Cabang   atau Kepala Unit.-

Pada umumnya Perusahaan asuransi akan mengakui pembayaran premi yang dibayar dengan Kuitansi Perusahaan ( dikeluarkan dengan Logo Perusahaan  dan diberi nomor serie yang  jelas )  meskipun Uang premi tersebut tidak sampai diperusahaan Asuransi, sebab dalam hal Agen Asuransi bekerja  merekabekerja untuk dan atas Nama Perusahaan asuransi yang diwakilinya sehingga perbuatannya terhadap Pemegang Polis dianggap sebagai perbuatan Perusahaan , tetapi tentu saja dengan senantiasa Pemegang Polis membayar premi dengan kuitansi yang syah bukan kuitandi atau tanda terima yang dikeluarkan oleh Agen asuransi.-

Asuransi layanan rumah seperti Bumiputera  mempunyai tantangan yang berat dewasa ini dengan munculnya asuransi dengan system layanan via Bank dimana semua Pembayaran dilakukan Pemegang Polis melalui Bank demikian juga saat menerima Uang dari Perusahaan asuransi juga melalui Bank.- Bumiputera dewasa ini belum menerapkan pembayaran dengan melalui Bank secara  menyeluruh sebab Pemegang Polis Bumiputera juga masih banyak yang belum memiliki nomor account bank atau  juga enggan berhubungan dengan Bank dalam urusan asuransi ini, mereka ( Pemegang Polis ) juga menyukai mendapat  pelayanan secara interaktif dengan Manusia ( Agen asuransi ) tetapi justru titik lemahnya juga disitu  karena  antara menerima Uang sampai menyetorkan ke Asuransi  mempunyai jarak dan waktu yang memungkinkan Petugas ( Manusia ) Agen  asuransi menyalahgunakan premi tersebut tutur Samiun .-

Meskipun demikian secara perlahan lahan AJB Bumiputera 1912 akan menggiring Pemegang Polisnya ter utama di perkotaan untuk  mulai membiasakan diri membayar premi asuransi melalui Bank sehingga  lebih aman dan  tidak perlu timbul keraguan lagi.-

Tanpa terasa jam menunjukkan 16.00  Samiun Achmad mengucapkan terima kasih atas  kesempatan dan  waktu yang diberikan  dan memohon pamit  untuk kembali ke Kantor.-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s